Membangkitkan Motivasi, Kembali Melangkahkan Kaki


Kita semua berharap selalu dalam motivasi tinggi agar bisa beraktivitas dengan maksimal. Saat dalam kondisi tersebut, kita mampu menggapai segala target dengan dengan cepat. Akan tetapi, kondisi di lapangan seringkali tidak seperti itu. Entah bagaimana, ada beberapa momen dimana semangat kita turun. Gairah kita tersungkur, membuat kita tak berdaya, loyo dalam beraktivitas. Laksana gelombang cosinus–dengan frekuensi tak teratur–kadang kita di atas, tapi tak jarang pula kondisi kita berada di bagian bawah gelombang.

Agar aktivitas kita bisa berjalan dengan semangat lagi, semangat yang tersungkur itu perlu kita bangkitkan. Setiap orang punya caranya masing-masing untuk membangkitkan lagi semangat itu, guna menguatkan motivasinya demi tercapainya target-target yang dicanangkan. Saya hendak berbagi beberapa tips yang sering saya gunakan dalam melakukan hal-hal itu.

1. Foto orang tua
Salah satu motivasi utama saya dalam melakukan banyak hal adalah untuk membuat orang tua bangga, sedikit membayar kerja keras yang telah beliau-beliau lakukan dari sebelum saya lahir hingga saat ini. Melihat wajah mereka selalu menghasilkan motivasi tersendiri. Akan malu diri ini untuk bermalas-malasan ketika mengingat segala perjuangan mereka berdua untuk keluarga. Gerutan di wajah ayah menggambarkan kerja keras beliau, dengan segala keterbatasan, untuk memastikan kebutuhan keluarga tercukupi walau beliau harus mengorbankan keinginannya. Mata sayu ibunda menyiratkan pengorbanannya untuk keluarga, pengorbanan dan kerja keras tanpa adanya pengharapan akan adanya ucapan terima kasih atau balas budi.
Dengan memasang foto beliau-beliau di kamar dan/atau dompet, kesempatan untuk melihat sorot matanya akan lebih banyak. Rasa capek setelah berjuang seharian seolah tak ada artinya jika membayangkan segala perjuangan ayahanda. Kemalasan yang kadang muncul di Sabtu pagi lebih mudah diatasi kala mengenang kembali rutinitas harian yang dilakukan oleh ibunda dari pagi buta hingga melewati malam tanpa adanya keluhan.
2. Video Motivasi
Banyak sekali video-video motivasi yang tersedia di Internet, misalnya di Youtube. Kita bisa mencari beberapa video yang kita anggap bisa memberikan motivasi bagi kita, kemudian bisa menyimpannya dalam bentuk membuat playlist yang berisi video-video tersebut.
Berikut ini 3 video dari Mateusz M dan Younes Marxieu yang berisi berbagai motivasi. https://www.youtube.com/watch?v=g-jwWYX7Jlo&list=PLnIFp70-379_tQ_WFQ7mRkUyEhzkcPUCv. Pada saat saya lelah, kurang semangat, hingga kala merasa tak berdaya, video-video ini bisa memberikan charging tersendiri pada diri ini. Saya biasa memutarnya jika merasa butuh motivasi tambahan. Video berjudul ‘Dream’ berisi tentang pentingnya punya mimpi, lalu ‘Lost but won’ menggambarkan kondisi dimana kita sedang merasa tak berdaya dan ingin bangkit, dan ‘Prepare to Die’ adalah video berisi penyemangat akan urgensi determinasi dalam meraih cita-cita. Silahkan untuk melihatnya dan semoga bisa memberikan tambahan motivasi bagi Anda.
3. Memasang Piagram/Piala Prestasi di Kamar
Saat masih S1 (di Teknik Elektro UGM) dulu, saya mempunyai kebiasaan agak unik, saya pasang di dinding kamar saya berbagai piagam, sertifikat dan piala penghargaan yang pernah saya terima. Dengan melihat piagam-piagam itu, saya merasa bahwa walau kehidupan selalu penuh dengan tantangan, Allah Yang Maha Kuasa telah menunjukkan pada saya bahwa di masa lalu saya berhasil mengatasi kondisi serupa, sehingga tidak ada alasan bagi saya untuk ragu bahwa Allah akan menolong saya di masa mendatang agar bisa meraih keberhasilan lebih besar walau hidup saya penuh tantangan. Ini membuat saya termotivasi, khususnya saat sedang kekurangan gairah untuk beraktivitas.
4. Cita-cita
Mirip dengan piagam dan piala, saya juga menempelkan berbagai cita-cita besar saya di bagian lain dari dinding kamar saya. Hal-hal yang bagi saya terasa besar dan penting, yang saya ingin capai di masa mendatang. Kala saya merasa lelah, melihat cita-cita itu saya tersadarkan bahwa hal-hal besar pasti membutuhkan pengorbanan dan perjuangan besar. Tidak mungkin meraih pencapaian besar tanpa kerja keras dan kerja-kerja besar.
5. Foto kawan-kawan yang berprestasi
Saat saya menempuh program master (S2) di Seoul National University (SNU), Korea Selatan, saya mendata beberapa kawan yang saya rasa sangat luar biasa prestasinya, orang-orang dekat dengan saya tetapi dengan capaian fantastis. Gambar-gambar mereka kemudian saya satukan dalam satu gambar JPEG dengan ukuran sebesar resolusi layar monitor saya. Gambar itu saya pakai sebagai background/wallpaper komputer kerja saya di lab. Dengan demikian, saya akan melihat mereka tiap waktu saya menyalakan dan menggunakan komputer. Jiwa akan semangat tiap melihat raut wajah mereka; diri akan iri dengan capaian-capaian mereka; pribadi ini akan malu untuk bermalas-malasan di hadapan mereka.
Saya juga men-jadikan sahabat atau kenalan saya sebagai ‘Closed Friends’ di Facebook, dengan tujuan sederhana: untuk selalu mendapatkan kabar terakhir dari mereka; agar update terbaru dari mereka akan tersampaikan di notifikasi saya. Dengan demikian saya bisa terus termotivasi dengan kegiatan-kegiatan mereka nan penuh inspirasi. Merasa bahwa hal tersebut akan bermanfaat? Silahkan mencobanya.
6. Quran Surat Muhammad ayat 7
Sebagai seorang Muslim, misi akhirat merupakan fondasi utama saya dalam melaksanakan banyak (semua) hal. Salah satu ayat yang sangat memotivasi saya adalah ayat 7 dari surat Muhammad. Saat saya merasa lelah setelah beraktivitas di luar (entah untuk organisasi atau akademis), dengan mengingat ayat ini, saya merasa bahwa kelelahan itu pasti akan diganjar oleh-Nya dengan kebaikan nan tiada tara. Allah SWT menyampaikan bahwa, “Hai orang-orang mu’min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” Dengan janji dari Allah tersebut, tidak perlu lagi adanya keraguan bahwa kelelahan kita akan nir hasil. Dengan kita giat berjuang, berkontribusi untuk sekitar, demi menggapai ridho-Nya, pasti pertolongan Allah akan dekat, dan keberhasilan akan mengikuti di langkah-langkah kita.
Semoga kita bisa bisa mengendalikan diri kita, dan mengembalikan semangat kita pada kondisi tertinggi kala kita sedang bergundah gulana. Semoga segala amanah yang kita terima bisa kita selesaikan dengan istimewa dan target-target kita tercapai dengan optimal.
Advertisements